Senin, 26 September 2016 - 13:01:14 WIB
Para Tokoh Tani Luncurkan Buku 45 Tahun KTNA
Diposting oleh : Syamsul Riyadi,STP
Kategori: Penyuluhan Pertanian - Dibaca: 561 kali

Para tokoh tani nelayan seluruh Indonesia meluncurkan buku 45 tahun Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) pada Rembug Utama KTNA di Samarinda (23/9).

“Buku ini adalah untuk memberikan informasi yang utuh tentang KTNA,” kata Ketua Umum KTNA Ir. Winarno Tohir saat meluncurkan buku ini. Dalam Rembug Utama tersebut KTNA juga meluncurkan buku baru terbitan KTNA yakni “Dari Penas ke Penas” sekaligus menyambut pelaksanaan Penas XIV Tahun 2017 yang akan dilaksanakan di Nangroe Aceh Darussalam.

Tokoh Senior KTNA yang sudah berumur 87 tahun, H Juhiya, mengatakan KTNA didirikan karena keprihatikan para tokoh tani terhadap kondisi pangan pada saat itu. “Untuk mendapatkan beras, waktu itu, masyarakat harus antri,” jelas H Juhiya yang menggunakan pakaian kebesaran dengan berbagai penghargaan.

Para tokoh petani nelayan saat itu, lanjut Juhiya, ada yang menjual beras, ada yang menjual pete untuk datang ke Cihea, Cianjur, Jawa Barat menghadiri Pekan Nasional KTNA yang pertama pada tanggal 23 September 1971. “Tanggal itulah yang diperingati menjadi tanggal lahirnya KTNA,” ungkapnya.

Bapak Penyuluhan Salmon Padmanegara (almarhum) yang juga pejabat Eselon I di Kementerian Pertanian kala itu disebut H Juhiya sebagai konseptor kebijakan pangan nasional melalui Bimas.  KTNA adalah pelaksana lapangannya.

“Alhamdulillah pada tahun 1984, karena keberhasilan Indonesia mengubah negaranya dari importir beras terbanyak menjadi swasembada beras, Presiden Soeharto diundang pidato pada forum PBB di Rhoma Italia. Terdapat 33 petani diajak ke Rhoma, salah satunya saya,” jelas Juhiya.

Deputi Menteri BUMN Wahyu Koncoro mengucapkan selamat Ulang Tahun ke-45 bagi KTNA. “Semoga KTNA lebih mampu mendorong terwujudnya kedaulatan pangan di Indonesia,” harapnya. Kementerian BUMN lanjutnya akan memperkuat kehadirannya agar bisa semakin dirasakan manfaatnya oleh para petani.

Tokoh petani senior di Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia Arum Sabil mengatakan para petani patut bersyukur memiliki Ketua Umum yang rendah hati yang mampu membawa KTNA hadir untuk petani dan negara.

Pemimpin Umum Tabloid Sinar Tani Ahmad Saubari Prasodjo mengatakan kehadiran KTNA sangat diperlukan oleh pemerintah dan para petani. “KTNA bisa menyambungkan kepentingan pemerintah kepada petani dan juga menyuarakan kepentingan petani kepada pemerintah,” katanya usai menerima penghargaan KTNA mewakili mantan Menteri Pertanian Prof. Sjarifudin Baharsjah.

Juga hadir dalam kesempatan Rembug Utama ini adalah Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Fathan A Rasyid, para pejabat Propinsi Kalimantan Timur serta perwakilan KTNA propinsi dari seluruh Indionesia, produsen sarana produksi dan perbankan.

Dalam kesempatan Rembug Utama ini juga diselenggarakan Ekspo KTNA Tahun 2016 di di Planery Hall Convention Hall Samarinda (CHS)  pada 23-26 September 2016.

Sumber berita : http://tabloidsinartani.com/read-detail/read/para-tokoh-tani-luncurkan-buku-45-tahun-ktna/



0 Komentar :