Jumat, 15 Agustus 2014 - 08:35:49 WIB
Pelatihan Pengolahan Pasca Panen dan Pemasaran Hasil Pertanian bagi Penyuluh dan Pelaku Utama Pelaku
Diposting oleh : Syamsul Riyadi,STP
Kategori: Sekretariat - Dibaca: 130554 kali

Ditulis oleh Syamsul Riyadi, S.TP (Penyuluh Pertanian Bakorluh Prov. NTB)


Sejalan dengan tujuan pengelolaan penanganan pasca panen tanaman pangan yaitu menekan susut hasil, mempertahankan mutu hasil, mempertahankan dan memperpanjang masa simpan, serta meningkatkan daya saing komoditas tanaman pangan. Perkembangan penanganan pasca panen hasil pertanian seperti pada komoditi padi, jagung dan kedela di NTB pada saat ini ada beberapa hal disebabkan salah satunya terbatasnya kemampuan dan pengetahuan sumber daya manusia (SDM) petani/pelaku usaha, kelembagaan pasca panen yang belum berkembang, terbatasnya sarana prasarana pasca panen, dan belum mantapnya kemitraan usaha antara produsen dan industri. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kapasistas sumber daya manusia penyuluh dan pelaku utama dan pelaku usaha, Sektretariat Bakorluh Prov. NTB menyelenggarakan Pelatihan Pengolahan Pasca Panen dan Pemasaran Hasil Pertanian bagi 30 Penyuluh Pertanian dan 60 Pelaku Utama dan Pelaku Usaha Kabupaten/Kota Se NTB. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 7 s/d 16 Agustus 2014 di Hotel Puri Saron Senggigi yang terbagi menjadi 3 (tiga) angkatan.

Kepala Bakorluh Prov. NTB “Ir. Husnanidiaty Nurdin, MM” mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh peserta pelatihan baik penyuluh, pelaku utama dan pelaku usaha diantaranya terkait ada penguasaan informatika teknologi seperti mampu mengakses internet dan mengaplikasikan dilapangan. Selain itu, penerapan dan sosialisasi Kesempaktan Sembalun dan Kalender Tanam (katam) di masing-masing wilayah kerja penyuluh. Pelaksanaan pelatihan pengolahan pasca panen dan pemasaran hasil bagi pelaku utama dan pelaku usaha bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi pelaku utama dan pelaku usaha tentang pengolahan pasca panen dan pemasaran hasil; mendorong pelaku utama dan pelaku usaha untuk melakukan penerapan pengolahan  pasca panen dan pemasaran hasil; Mendorong pelaku utama dan pelaku usaha untuk dapat menerapkan teknologi pengolahan pasca panen dan pemasaran hasil agar mampu menurunkan losis (kehilangan hasil pasca panen).

Adapun materi yang diberikan pada pelatihan mulai dari Penanganan produksi pangan/standar pangan sehat (Badan POM), Standard kemasan produk pangan dan perizinan (Disperindang), Sertifikat halal (MUI NTB), Penyimpanan produksi pangan (Divre Bulog), Pengolahan hasil pangan (Distan), Analisis peluag pasar (Balai Diklat Pertanian), Perluasan pemasaran hasil pertanian (Alfamart), Penanganan pasca panen, Analisis rantai nilai, penyimpanan produksi pangan, dan Kemitraan (Bakorluh) serta praktek lapangan pengolahan, pengemasan dan pemasaran hasil di Pusat Pelatihan Petanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Lenka Indika Desa Lendang Nangka Masbagik Kab. Lombok Timur.

 



0 Komentar :